kudus, kabupaten kudus, kota kudus Al-Qur’an yang Ditinggalkan | muria.web.id

Al-Qur’an yang Ditinggalkan

Filed in Berita Kudus 2 comments

Allah SWT mengisahkan tentang keluhan Nabi Muhammad Saw didalam doanya dalam satu ayat Al-Qur’an surat al-furqon ayat 30. Allah berfirman ?? ????? ?????????? ??????? ????? ?????? ?????????? ????? ??????????? ?????????? artinya “Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan.” Ada seorang ulama tafsir yaitu Ibnu Katsir seperti yang dikatakannya bahwa ada min 4 jenis orang Islam yang bisa masuk kategori mengacuhkan Al-Qur’an sebagaimana keluhan Rasul Saw dalam ayat tersebut.

1. Seorang mengaku muslim tetapi tidak membaca Al-Qur’an

Kurang lebih 90 persen dari 220 juta dari penduduk Indonesia mengaku dirinya sebagai orang Islam. Dari jumlah yang sangat besar tersebut, hanya sekitar 6 persen yang dapat membaca Al-Qur’an, menurut seorang ustad dalam ceramahnya(saya tidak tahu data dari mana, tetapi memang sangat sedikit yang mampu membaca Al-Qur’an. Ada yang punya statistiknya?). Dari 6 persen yang mampu membaca Qur’an, masih menurut ustad tersebut, hanya 2 persen saja yang membaca dengan benar. Padahal Ayat yang pertama turun adalah perintah membaca. Rasulullah juga memberikan dorongan dalam haditsnya dari shahabat Ibnu Mas’ud ra ..?? ??? ??? ?? ???? ???? ??? ?? ???? ??????? ???? ??????? artinya “Barang siapa membaca satu huruf dari kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan digandakan 10x lipat…”(HR. Tirmidzi, Ad-Darimi dan selainnya). Bagaimana tidak terdorong bagi muslim untuk membaca al-Qur’an?. Sudah seharusnya seorang muslim untuk membaca al-Qur’an setiap hari sebagaimana seorang shahabat yang pernah meminta petunjuk rasul Saw berapa lama ia mesti menyelesaikan membaca al-Qur’an dan rasul menjawab min sebulan atau berarti 1 juz tiap hari jika sebulan 30 hari dan maks 3 hari atau sehari 10 juz. Mungkin sulit bagi kita menyelesaikan membaca al-Qur’an walau paling minimal sebulan, tetapi paling minimal kita baca 1 ayat setiap hari. Membaca Basmallah saja kita sudah mendapat 190 kebaikan yang ditelah digandakan.

2. Seorang muslim yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak memahaminya

Banyak juga muslim yang membaca al-Qur’an tetapi tidak memahami bacaannya hanya sekedar baca walau ia sudah mendapatkan kebaikan berupa pahala membaca. Akan tetapi apakah cukup sekedar membaca tanpa faham apa yang kita baca?. Ibaratnya ada sebuah petunjuk jalan di indonesia yang berbahasa urdu tidak difahami sehingga pertanyaannya apakah bisa sampai pada tujuan jika kita tidak memahami petunjuk jalan tersebut?. Kita bisa sadari fenomena hanya sekedar baca tidak difahami dari kebudayaan “nuju bulan” muslim negeri ini. Dalam tradisi “nujuh bulan”, wanita hamil akan dibacakan surat Yusuf supaya jabang bayi ,jika kelak lahir laki-laki, maka diharapkan berwajah rupawan alias ganteng seperti nabi yusuf. Hal tersebut hanya cerita kecil dari kisah yusuf dalam surat yusuf dan cerita lengkapnya bahwa yusuf mendapat berbagai ujian dalam kisah yang dipaparkan surat yusuf seperti fitnah, penjara, dan dibunuh. Apakah kemudian jika fahami keseluruhan cerita, ibu-ibu tersebut mau kisah anaknya kelak seperti yusuf yang dicoba dengan pembunuhan, fitnahan serta penjara?. Dan juga dibacakan surat maryam supaya kelak jika jabang bayi perempuan diharapkan sholehah seperti maryam. Padahal jika kita baca surat maryam maka kisah maryam salah satunya berkisah bahwa maryam melahirkan Nabi Isa dalam keadaan tidak mempunyai bapak, Maukah anak mereka seperti itu ?. Apatah lagi tradisi “nujuh bulan” ini memang tidak pernah disyariatkan dalam Islam. Memang ada jarak antara al-Qur’an dengan dengan pemahaman kaum muslimin seolah-olah al-Qur’an ada disatu bukit sedangkan pemahaman kaum muslim dilembah lainnya.

3. Seorang muslim yang membaca Al-Qur’an, memahaminya tetapi tidak mengamalkannya

Nah ini masalah lainnya, mengaku muslim dia membaca al-Qur’an, memahaminya tetapi tidak mau mengamalkannya. Banyak juga muslim yang faham al-Qur’an namun jauh dari pengamalan. Bahkan kadang perilaku mereka sama dengan orang yahudi yang mengakali al-Qur’an. Contohnya adalah orang yang memahami kewajiban membayar zakat perhiasan(emas dan perak) dengan ketentuan adanya nishob dan haul bagi perhiasan yang disimpan selama satu tahun, namun mereka gunakan sebelum satu tahun sehingga mereka menjadi tidak wajib membayar zakatnya, bukankah ini mengakali namanya?. Contoh lainnya ada seorang yang dikatakan ulama yang seorang anak perempuannya tidak menggunakan jilbab akhirnya mencari ta’wil (alasan) atas kewajiban jilbab menjadi hanya kebiasan orang arab dalam berpakaian.

4. Seorang Muslim meninggalkan sebagian atau seluruh ajaran Al-Qur’an

Surat al-Baqoroh ayat 208 memerintahkan kita agar memasuki Islam secara menyeluruh yang artinya melaksanakan al-Qur’an secara konsekuen tidak pilih-pilih dan pilah-pilah dalam melaksanakan ajaran al-Qur’an. Ayat sebelumnya yaitu ayat 85 melarang kita meninggalkan alias mengingkari walau hanya satu ayat saja dari ajaran al-Qur’an. Dan meninggalkan satu saja ayat al-Qur’an. Namun kita lihat saat ini banyak muslimin meninggalkan ataupun mengingkari ayat al-Qur’an. Kita lihat yang mengaku dirinya muslimah saat ini, mereka tidak mau mengenakan jilbab padahal ini diperintahkan oleh Allah SWT dalam surat an-Nuur : 31 juga al-Ahzab : 59. Betapa banyak juga muslim yang meninggalkan perintah sholat padahal jelas perintah sholat, anak kecil muslim juga tahu tentang kewajiban sholat.

Inilah minimal 4 kelalalain muslim terhadap al-Qur’an. Mari kita kembali kepada al-Qur’an sebagaimana perintah Allah dan rasul-Nya. Jangan sampai kita menjadi bagian orang yang dikeluhkan rasul dalam doanya dalam surat al-Furqon tersebut. Mari kita ajarkan al-Qur’an kepada anak-anak kita agar jangan sampai mereka buta terhadap al-Qur’an. Wallahu ‘alam bishowwab.

Tentang Penulis

Nama Alve dya ( bukan nama asli lho )........ Q orange pengin punya banyak temen...... Q orange santai suka becanda ,suka sesuatu yang baru......... itu ja ah........ mau lebih knal ma aku kunjungi ja http://ninkwidya.blogspot.com/ atau klu mau ngobrol ma aku di YM ku ninkwidya@yahoo.com

Share This Post

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati

2 Comments

Comments
Feb 12, 2010
7:47 am

mesti introspeksi saya…

[Reply]

Mar 2, 2010
2:01 pm

Mengamati gejolak panduan hidup yang mulai ditinggalkan. Saya kemarin menemukan -sekarang sudah ikutan – pakai hashtag #islamdidadaku ketika ber-twitter

[Reply]

Leave a Comment

Anti-Spam Protection by WP-SpamFree

Previous Post
«
Next Post
»
Zionn designed by ZENVERSE  |  In conjunction with Reseller Hosting from the #1 Web Hosting Provider - HostNexus.