kudus, kabupaten kudus, kota kudus
03 Februari 2009
KUDUS – Hujan deras selama beberapa hari terakhir kembali membuat sejumlah lokasi tergenang banjir. Di antaranya di Dukuh Karangturi, Desa Setrolangan, Kecamatan Kaliwungu, di Dukuh Tanggulangin, Kecamatan Jati, dan Dukuh Karangrowo, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo.
Berdasarkan data yang dihimpun Suara Merdeka, tercatat sekitar 15 rumah di kawasan tersebut yang terendam banjir, dengan ketinggian mencapai 20 sentimeter. Selain itu, akses masuk ke wilayah ini terendam setinggi lutut orang dewasa sepanjang 500 meter.
Camat Kaliwungu, Eko Hari, menyatakan, kondisi tersebut memang tidak hanya sekali ini saja dialami warga. Pasalnya, sepekan sebelumnya ratusan rumah penduduk juga mengalami hal seperti itu. ”Bahkan, lebih tinggi lagi genangannya,” paparnya.
Selain di Karangturi, banjir juga terjadi di Desa Kacu. Di tempat tersebut, tercatat ada lima rumah yang kebanjiran hingga selutut. Usulan perbaikan tanggul Serang Welahan Drain (SWD) I. Ketinggian penahan debit yang ada diyakini masih harus ditambah lagi. ”Kalau sudah diperbaiki, mungkin ketinggiannya akan dapat mencapai tiga meteran,” jelasnya.
Karangrowo
Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kudus dua hari ini juga mengakibatkan kawasan Dukuh Karangrowo, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, tergenang, Senin (2/2). Air dengan ketinggian antara 30-50 sentimeter itu merendam tiga RW di kawasan tersebut. Sedikitnya 200 rumah yang berada di RW 13, 14, dan 15 sejak pukul 06.00 terendam.
Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, genangan itu mulai masuk ke rumah-rumah yang setara dengan jalan. Adapun rumah yang letaknya lebih tinggi dari jalan tidak sampai kemasukan air.
Meski genangan air di Dukuh Karangrowo cukup tinggi, namun sebagian besar warga masih menjalankan aktivitas seperti biasanya. Mereka terpaksa menerjang air yang menggenangi hampir seluruh jalan utama perdukuhan tersebut. Namun sebagian lainnya juga terpaksa libur bekerja karena banjir. “Banjirnya memang agak mendadak. Air mulai tinggi sekitar pukul 06.00 pagi tadi,” kata Ketua RT 1 RW 13 Sudirman.
Tahun ini, sudah dua kali banjir menimpa kawasan tersebut. Sebelumnya, pertengahan Januari lalu, tergenang empat hari.
sumber: www.suaramerdeka.com