kudus, kabupaten kudus, kota kudus
KUDUS – Aksi sejumlah pihak yang mengaku sebagai petugas konversi ternyata sudah sedemikian meresahkan. Dalam aksinya, petugas gadungan tersebut dikabarkan memaksa masuk ke dapur warga yang ada kompor elpijinya.
Tak hanya itu, disinyalir mereka juga merusak peralatan tersebut sehingga menyebabkan pemiliknya terpaksa membeli barang yang dibawa para ”petugas” itu.
Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas Pemkab Kudus, Sutiyo, kepada Suara Merdeka siang kemarin. Ditambahkan, beberapa temuan tersebut diungkapkan pada rapat evaluasi yang digelar siang kemarin. ”Termasuk ulah orang yang mengaku-ngaku sebagai petugas tadi,” ujarnya.
Salah satu contohnya di Desa Japan, Kecamatan Dawe. Mereka yang mengaku sebagai petugas Pertamina mendatangi dapur rumah warga. Sebelum kedatangan orang-orang tersebut, kondisi kompor elpiji berikut kelengkapannya baik-baik saja.
Namun setelah diotak-atik, justru mengalami kerusakan. Ada dugaan, perusakan dilakukan dengan menggunakan jarum atau ujung cincin tajam yang dipakainya. ”Akhirnya, warga membeli selang dari mereka,” paparnya.
sumber: suaramerdeka.com