kudus, kabupaten kudus, kota kudus
KUDUS – Puluhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kudus, Jumat (20/2) pagi ditera ulang untuk mengetahui tingkat keakuratan dalam melayani konsumen.
Kasi Teknik dari Badan Meteorologi Wilayah Pati Dinperindag Provinsi Jateng Rully Sahrulyana di sela-sela tera ulang di salah satu SPBU di Kudus mengatakan, tera ulang itu sebenarnya permintaan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang menginginkan semua SPBU di Kudus di tera ulang.
“Kegiatan ini sebenarnya rutin setahun sekali. Namun karena permintaan BPH Migas, jadi kami melakukan kegiatan ini menjadi setengah tahun sekali,” katanya.
Tera ulang itu dilakukan di semua SPBU yang ada di seluruh Kudus tanpa kecuali, dan pada hari ini tujuh SPBU yang tercatat sudah ditera. “Jika secara keseluruhan, berarti ada 15 SPBU yang harus ditera ulang,” ujarnya.
Ketujuh SPBU yang sudah ditera ulang itu adalah SPBU Klaling, Kerawang, Terban, Dersalam, Peganjaran, Cendono, dan A Yani. “Rencananya, kami akan melanjutkan kegiatan ini ke SPBU di wilayah Kecamtan Kaliwungu,” ujarnya.
Toleransi Kesalahan
Disinggung mengenai SPBU yang tidak akurat dalam melayani konsumen yang ditemui selama tera ulang, dia mengatakan ada toleransi kesalahan sekitar 0,3%. “Selama kegiatan berlangsung, ditemui 0,3% kesalahan, dan hal ini masih wajar dan jangan sampai batas toleransi melebihi angka tersebut,” katanya
Harapan dari tera ulang itu melindungai konsumen agar tidak dirugikan saat membeli bahan bakar di SPBU.
“Memang selama ini belum ada keluhan yang berarti mengenai konsumen yang dirugikan saat membeli BBM di SPBU. Setidaknya, kegiatan ini bisa melindungi konsumen yang membeli BBM di SPBU supaya tidak dirugikan,” katanya.
sumber: suaramerdeka.com
Sorry, comments are closed.