kudus, kabupaten kudus, kota kudus
KUDUS- Sekitar 10.412 sumur di empat kecamatan yang beberapa waktu lalu tergenang banjir, berisiko tercemar sampah organik. Dari empat kecamatan tersebut, sumur berisiko tercemar yang paling banyak terdapat di Kecamatan Mejobo. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus (DKK), terdapat 1.755 di Mejobo, 1.163 di Kecamatan Undaan, Jati 1.450, dan Kaliwungu 838 sumur.
Melihat kondisi itu, DKK memberikan bantuan obat-obatan kepada warga di tiga kecamatan tersebut. Obat-obatan yang dibagikan adalah 10.000 botol calsium hypoclorit, 12.000 botol penjernih air, masing-masing 100 gram per botol, dan 2.223 botol pembersih lantai, yang per botolnya 900 gram.Tiap rumah, diberi dua botol penjernih air dan dua botol calsium hypoclorit.
Penjernih air, berfungsi untuk menjernihkan air sumur, sementara hypoclorit untuk membunuh kuman yang ada di dalam air sumur. Kasi Penyehatan Lingkungan pada DKK Kudus, Qiston menyatakan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya berbagai macam penyakit pascabanjir. Pasalnya, air banjir sendiri dipastikan membawa berbagai kuman yang bisa menyebabkan penyakit kulit dan pencernaan.
sumber: suaramerdeka.com