kudus, kabupaten kudus, kota kudus Yenni Wahid: Tak Ada Mitra, Prei… | muria.web.id

Yenni Wahid: Tak Ada Mitra, Prei…

Filed in Berita Kudus 0 comments
KUDUS - Pengikut Gus Dur diminta memberikan dukungan kepada mitra koalisi pada pesta demokrasi tahun ini. Bila memang di daerah itu tidak ada mitra koalisi, mereka diharapkan untuk ”prei” (tak memberikan suaranya, Red).

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Sekjen Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara), Zanuba Arifah Khafsoh Wahib, saat ditemui wartawan usai
kunjungannya di SMA Al Ma’ruf, siang kemarin. Kedatangan dengan penggilan akrab Yenni Wahid itu, untuk mendampingi kedua orang tuanya,
Abdulrahman Wahid dan Ny Shinta Nuriah Wahid.

Sementara itu di Jepara, Gus Dur menepati janjinya untuk datang dalam istighotsah bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di
Lapangan Tahunan, Selasa (24/2). Dalam kesempatan itu, Gus Dur juga mendeklarasikan keberadaan Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) di
lingkup wilayah Jepara.

“Maksud kedatangan saya ke Jepara untuk belajar banyak dari rakyat, alhamdullilah rakyat masih baik. Indonesia ini sangat kaya akan
sumber-sumber hutan, pertambangan, hasil laut, tapi pemerintah tidak pernah serius dalam menanganinya,” ujar Gus Dur di hadapan sekitar
3.000 orang yang memadati lapangan tersebut.

Gus Dur tidak banyak memberikan orasi politik sebagaimana biasanya. Kepada generasi muda NU, tokoh kharismatik tersebut hanya sedikit
menyinggung soal perkembangan PKB. Sedangkan materi sambutannya lainnya meminta para siswa dapat berusaha mengoptimalkan potensi dirinya.

Dinamika PKB

Sementara itu Zanuba, usai kegiatan menyatakan pihaknya sudah berketetapan hati untuk ”prei” dulu pada pemilu tahun ini. Hal tersebut
terkait dinamika pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Soal perkembangan Gatara ke depan, diharapkan akan dapat menjadi separtai politik pada masa mendatang. ”Ibaratnya saat ini menjadi sekoci bagi umat,” jelasnya.

Saat sekarang, kata dia, di Indonesia terdapat puluhan cabang Gatara. Ratusan lainnya disebutkannya sudah mengajukan pembentukan organisasi. Pihaknya harus menyeleksi berdasarkan persyaratan organisasi. Terkait hal tersebut, beberapa bulan terakhir dia disibukkan dengan agenda kunjungan ke daerah untuk mengurusi hal itu. ”Kalau Kudus sudah ada, tinggal meresmikannya saja,” ungkapnya.

Disinggung soal pencalonan ayahnya sebagai calon presiden, Yenni membenarkan rencana tersebut. Hanya saja, soal kendaraan politik yang
akan digunakan, masih akan terus dikaji.  Sedangkan saat dimintai komentarnya mengenai beberapa nama calon presiden yang sudah terang-terangan menyambut akan maju sebagai calon presiden, hal tersebut dianggapnya sebagai hal yang wajar-wajar saja. ”Asal hal itu dapat membawa kesejahteraan bagi umat,” paparnya.

Kegiatan itu juga dihadiri Aris Isnandar dari Partai Gerindra yang juga Ketua Hipmi Jepara, Ulul Aufa, Uswatun Hasanah, tokoh-tokoh HKTI dan
banyak tokoh kiai.

sumber: suaramerdeka.com

Tentang Penulis

KakDay menyukai kota Kudus, saya senang menulis tentang perkembangan Kota Kudus. Saya juga senang dengan dunia Blog. Jika anda ingin bertanya silahkan komentar dibawah sini atau kirim di Kontak juga bisa. Salam Hangat :D

Share This Post

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati

0 Comments

Sorry, comments are closed.

Previous Post
«
Next Post
»
Zionn designed by ZENVERSE  |  In conjunction with Reseller Hosting from the #1 Web Hosting Provider - HostNexus.